Dalam rangka penerapan GCG, sekaligus sebagai bentuk pengawasan dan pengelolaan resiko bisnis yang dapat dijadikan pedoman bagi pegawai agar secara efektif melakukan proses dan kegiatan manajemen resiko yang sesuai dengan peraturan yang ada. Dan memastikan bagi seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi dan pemahaman yang sama mengenai manajemen resiko dan sadar akan pentingnya manajemen resiko sehingga pelaksanaanya dapat terkoordinasi dan terintegrasi sehingga memastikan portofolio inisiatif strategis selaras dengan arahan korporat.

Adapun resiko yang akan dihadapi diantaranya :

  • Harga komoditas
    Fluktuasi harga beberapa komoditas seperti emas, batu bara, minyak dan nikel dll. Salah satu cara untuk mengantisipasi penurunan harga komoditas adalah dengan cara menurunkan biaya produksi.
  • Mata uang dan tingkat suku bunga
    Fluktuasi nilai tukar mata uang mesti di waspadai juga akan menjadi salah satu factor resiko disamping juga terjadinya fluktuasi suku bunga perbangkan.
  • Likuiditas
    Resiko likuiditas dilakukan dengan cara monitor profil jatuh tempo pinjaman dan sumber pendanaan, dengan menjaga saldo kecukupan kas dan surat berharga.
  • Kredit
    Antisipasi kerugian akibat kegagalan kontrak dengan pihak ketiga, sehingga perlu adanya pemilihan pelanggan dengan membuat perjanjian yang mengikat secara hukum untuk transaksi penjualan.